Gubernur Instruksikan Pembentukan Tim Terpadu Pencegahan Karhutla

PALANGKA RAYA – Mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan pada musim kemarau kering tahun ini serta mengkonsolidasikan pelaksanaan Pilkada di Bumi Tambun Bungai, bertempat di Ballroom Swissbell Hotel, Palangka Raya, Selasa (13/3), digelar Rapat Koordinasi Pencegahan, Penanggulangan Karhutla, dan Pilkada Serentak di Provinsi Kalimantan Tengah 2018 yang antara lain diikuti BPBD, Dinas Pol PP, Damkar Kabupaten/Kota se-Kalteng, serta Damkar Swadaya area Palangka Raya dan sekitarnya.

Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri sejumlah bupati dan walikota, anggota DPR dan DPD RI, perwakilan Badan Restorasi Gambut dan sejumlah pejabat SOPD Kalteng, Danrem 102/Pjg yang sekaligus sebagai Komandan Satgas Karhutla, jajaran Polda dan Polres se-Kalteng, Kajati Kalteng, serta perwakilan DAD Kalteng.

(Baca Juga : Kalteng Raih WTP dalam LKP BPK RI 2017)

Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran menginstruksikan pelaksanaan Rakor pencegahan dan penanggulangan Karhutla tersebut sebagai tindak lanjut hasil Rakornas Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla yang diselenggarakan di Jakarta, 7 Februari 2018 lalu.

Dalam sambutannya, Gubernur menginstruksikan kepada Bupati/Walikota se-Kalteng agar segera Membentuk Tim Terpadu Pencegahan Kabakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Dimana khusus untuk Bupati Barito Timur dan Bupati Sukamara juga diinstruksikan agar segera membentuk BPBD Kabupaten.

Selain itu, Gubernur juga memberikan arahan kepada TNI, Polri, dan bahkan sampai jajaran di tingkat desa untuk bersinergi dengan BPBD, KPH, Manggala Agni, DAD, camat, damang, dan perusahaan dalam penanggulangan Karhutla.

Dipaparkan Gubernur, pada tahun 2016-2017 Kalteng memasuki musim kemarau basah dimana tingkat kebakaran hutan menurun. Namun, memasuki musim kemarau kering tahun ini serta mewaspadai adanya Badai El Nino yang terjadi 4-5 tahun sekali, masyarakat atau perusahaan diminta tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan. “Saat terjadi Badai El Nino, jangan ada masyarakat atau perusahaan yang membakar hutan dan lahan,” tegasnya.

Lebih lanjut Gubernur meminta kepada anggota DPD RI Hamdani dan anggota DPR RI Perwakilan Kalteng Rahmat Hamka Nasution untuk ikut memperjuangkan pengadaan alat-alat perkebunan yang ramah lingkungan, sehingga masyarakat tidak lagi membuka lahan dengan cara membakar.

Sementara itu, pada pencegahan dan penanggulangan Karhutla kali ini, di lima wilayah, yakni Palangka Raya, Kapuas, Katingan, Kotawaringin Barat, dan Barito Utara, satuan operasi TNI sudah terbentuk di tingkat desa dan kecamatan yang dapat membantu pencehagan dan penanggulangan Karhutla.

Kepala Daerah